Faidah dari Hadits Kedua Arba’in Nawawi

Faidah dari Hadits Kedua Arba’in Nawawi

  عَنْ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَيْضاً قَالَ : بَيْنَمَا نَحْنُ جُلُوْسٌ عِنْدَ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ يَوْمٍ إِذْ طَلَعَ عَلَيْنَا رَجُلٌ شَدِيْدُ بَيَاضِ الثِّيَابِ شَدِيْدُ سَوَادِ الشَّعْرِ، لاَ يُرَى عَلَيْهِ أَثَرُ السَّفَرِ، وَلاَ يَعْرِفُهُ مِنَّا أَحَدٌ،

Merindukan PenjagaanNya..

Diantara bentuk penjagaan Allah kepada hambanya adalah Dia menjaga agama dan iman-nya, dan Allah menjaganya dari syubhat (kerancuan pemikiran) yang menyesatkan, dan dari gelora syahwat yang haram, dan Allah menjaganya ketika ia menghadapi kematian, hingga ia mati di atas keimanan.

Perbedaan

“Katakanlah: ‘Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?’ Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran.” (Az-Zumar:9)   “Salah satu perbedaan orang berilmu dan belum berilmu adalah apabila : 1)Kita melihat orang berilmu melakukan sesuatu yang tidak