//Bekal Ilmu Sebelum Beramal

Puasa memiliki keutamaan yang besar. Bulan#Ramadhan pun demikian adalah bulan yang penuh kemuliaan. Untuk memasuki bulan yang mulia ini, tentu kita harus punya persiapan yang matang. Bekal utama yang mesti ada adalah ilmu.

Guru dari Ibnul Qayyim yaitu Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata,
“Siapa yang terpisah dari penuntun jalannya, maka tentu ia akan tersesat. Tidak ada penuntun yang terbaik bagi kita selain dengan mengikuti ajaran Rasul -shallallahu ‘alaihi wa sallam-.”

‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz juga pernah berkata,
“Siapa yang beribadah kepada Allah tanpa didasari ilmu, maka kerusakan yang ia perbuat lebih banyak daripada maslahat yang diperoleh.” [1]

Amalan yang bisa diterima hanyalah dari orang yang bertakwa. Sifat takwa hanya bisa diraih dengan belajar agama. Allah Ta’ala berfirman,

“Sesungguhnya Allah hanya menerima dari orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al Maidah: 27). Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “Tafsiran yang paling bagus mengenai ayat ini bahwasanya amalan yang diterima hanyalah dari orang yang bertakwa. Yang disebut bertakwa adalah bila beramal karena mengharap wajah Allah dan sesuai dengan tuntunan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tentu saja ini hanya didasari dengan ilmu.” [2]

//Mengapa kita mesti belajar sebelum beramal?

Karena menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim.” [3]

//Ilmu apa saja yang mesti disiapkan sebelum #Ramadhan menghampiri kita?
Yang utama adalah;
(1) ilmu yang bisa membuat puasa kita sah, yang bila tidak dipahami bisa jadi ada
kewajiban yang kita tinggalkan atau larangan yang kita terjang.
(2) Lalu dilengkapi dengan ilmu yang membuat puasa kita semakin sempurna.
(3) Ditambahkan dengan ilmu mengenai amalan-amalan utama di bulan Ramadhan,
(4) ilmu tentang zakat,
(5) Mengenai aktivitas sebagian kaum muslimin menjelang dan saat Idul Fithri, begitu pula setelahnya.

In syaa Allah hal-hal di atas akan kami bahas dalam #RAMADANSERIES

Stay tune! Majeed Reporters Dawah

diringkas dari Buku Panduan Ramadan karya Ust. Muhammad Abduh Tuasikal

[footnote]
1. Majmu’ Al Fatawa, 2: 282
2. Miftah Daris Sa’adah, 1: 299
3. HR. Ibnu Majah no. 224, dari Anas bin Malik. Hadits ini hasan karena berbagai penguatnya. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. Hadits ini diriwayatkan dari beberapa sahabat di antaranya Anas bin Malik, ‘Abdullah bin Mas’ud, Abu Sa’id Al Khudri, Ibnu ‘Abbas, Ibnu ‘Umar, ‘Ali bin Abi Tholib, dan Jabir. Lihat catatan kaki Jaami’ Bayanil ‘Ilmi wa Fadhlihi, 1: 69.

#RAMADANSERIES 1- Bekal Ilmu Sebelum Beramal
Tagged on:     

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *